Friday, May 13, 2022

Serba-serbi GTA dan Rockstar Games

Saat ini, ada banyak sekali developer games ternama di dunia. Pada umumnya, masing-masing developer games tersebut memiliki keahlian tersendiri, misalnya seperti Riot Games yang identik dengan League of Legends, serta developer games legendaris bernama Rockstar Games yang berhasil membuat game paling populer di dunia bertajuk Grand Theft Auto.

Bagi Anda penggemar game yang juga kerap bermain di kasino, kami akan membagikan serba-serbi mengenai game Grand Theft Auto, termasuk si pembuat game yakni Rockstar Games. Maka dari itu, para penggemar GTA dan game lainny, pastikan Anda untuk membaca artikel kami secara lengkap!

Tentang Rockstar Games

game gta rockstar

Bagi para penggemar Happyluke Casino yang juga gemar bermain GTA, pastinya Anda sangat mengenal developer yang satu ini. Ya, Rockstar Games merupakan pengembang yang telah berdiri sejak tahun 1998 dan saat itu menjadi bagian dari Take-Two Interactive. Kala itu, Take-Two Interactive memanfaatkan aset dari BMG Interactive yang diakuisis pada bulan Maret 1998 hingga akhinya mendirikan Rockstar Games. Alhasil, Take-Two pun memperoleh dua properti intelektual dari BMG, yakni Space Station Silicon Valley dan Grand Theft Auto.

Baca juga:

Setelah proses akusisi BMG yang dilakukan oleh Take-Two Interactive, tiga orang eksektutif dari BMG berpindah dan tambahan satu orang yang sebelumnya bekerja di bawah perusahaan label rekaman, BMG Entertainment, berpindah ke New York. Keempat sosok ini pun lantas dianggap sebagai co-founders dari Rockstar Games.

Selain membeli BMG Interactive, Take-Two pun ikut membeli DMA Design yang merupakan developer dari Grand Theft Auto pada tahun 1999. DMA Design merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 1987, yang pada awal berdirinya mendapatkan dukungan dari publisher Psygnosis dan awalnya berfokus pada pembuatan game PC seperti Atari ST, Commodore 64, dan Amiga.

Tak hanya itu saja, DMA Design juga saat ini telah populer membuat berbagai game populer seperti Blood Money dan Menace. Di tahun 1991, perusahaan ini pun turut merilis game puzzle berjudul Lemmings yang juga sangat populer di pasar global. Bahkan, menurut berbagai laporan, game tersebut sukses terjual hingga 15 juta unit hingga akhirnya terdapat beberapa sekuel dan expansion yang juga tak kalah sukses di pasaran.

Kesuksesan DMA Design lantas memungkinkan mereka untuk menggarap game secara lebih serius, di mana salah satunya adalah Grand Theft Auto atau GTA. Permainan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1997 dan tak lama setelah itu, DMA Design pun diakuisisi oleh Gremlin Interactive hingga akhirnya merilisi sejumlah game baru sepertu Space Station Silicon Valley dan Wild Metal Country, namun akhirnya Gremlin Interactive diakusisi oleh Infogrames sehingga aset dari DMA Design pun dijual kepada Take-Two.

Berlanjut ke tahun 1999, saat itu Take-Two Interactive membeli perusahaan DMA Design yang saat itu tengah membuat dan mengembangkan Grand Theft Auto: Crime World serta GTA3D. Meskipun versi Crime World tidak dilanjutkan, namun GTA3D tetap dibuat dengan nama yang mengalami perubahan yakni Grand Theft Auto III. Di bulan Oktober 2001, Grand Theft Auto III dirilis untuk konsol PlayStation 2, sedangkan beberapa bulan setelahnya yakni pada Maret 2002, DMA Design diintegrasi dengan Rockstar Games hingga nama studio pun berubah menjadi Rockstar North.

Tentang Games Grand Theft Auto

Grand Theft Auto merupakan franchise paling populer dari Rockstar Games. Saat ini, developer tersebut pun telah beroperasi dan berinovasi selaam dua dekade hingga menghadirkan beberapa franchise lainnya seperti Manhunt, Max Payne, serta Red Dead. Berbicara mengenai Grand Theft Auto, permainan ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1995 dengan judul Race’n’Chase.

Sebelum seperti sekarang, permainan tersebut mengusung game racing multiplayer. Konsep tersebut memungkinkan para pemain dapat menabrakkan mobil satu sama lain. Namun sayangnya, konsep game tersebut tidak dilanjutkan hingga akhirnya berevolusi menjadi action adventure.

Baca juga:

Adapun, salah satu pendiri DMA Design yang sekaligus memegang jabatan sebagai produser dari Grand Theft Auto menyatakan bahwa game satu ini memang terinspirasi dari Pac-Man. Di dalam game Pac-Man, para pemain diharuskan memakan semua titik untuk menghindari pada Ghost. Sedangkan pada permainan Grand Theft Auto, pemain bisa menambrak para pejalan kaki menggunakan mobil, meskipun nantinya Anda pun berpotensi dikejar oleh polisi.

Selain Pac-Man, permainan Grand Theft Auto pun terinspirasi dari Elite yang merupakan permainan tentang combat simulation dan space trading serta dirilis pada tahun 1984. Pada masanya,Elite sangatlah populer dan menjadi salah satu game paling inovatif karena mengusung open world dan dibuat menggunakan grafik 3D.

Selain itu, terdapat juga beberapa fakta menarik tentang Grand Theft Auto, misalnya gagalnya pengembangan permainan hingga akan dibatalkan, namun paa akhirnya pada developer tetap merilis dan menyelesaikan game hingga akhirnya sukses seperti sekarang.

Kontroversi Grand Theft Auto

Hingga saat ini, permainan yang dikembangkan oleh Rockstar Games ini sangatlah sukses hingga menyediakan tujuh game, termasuk tambahan empat game spin-off dan empat game expansion. Bahkan, Grand Theft Auto V yang meluncur pada tahun 2013 telah sukses terjual hingga 135 juta unit sehingga dapat disebutkan bahwa versi GTA tersebut memberikan kesuksesan dan keuntungan besar pada perusahaan.

Meskipun beberapa game GTA meraup kesuksesan besar, namun terdapat juga sejumlah kontroversi. Misalnya pada Grand Theft Auto III yang dirasa terlalu mengeksplorasi kekerasan secara eksplisit serta mini game Hot Coffee pada Grand Theft Auto: San Andreas yang menampilkan adegan seks pada tokoh utamanya. Selain kontroversi di atas, Rockstar juga kerap mendapatkan protes karena kerap memasukkan konten sensitif yang berhubungan dengan politik, di mana salah satunya menyinggung warga Amerika Serikat sehingga mendapatkan sejumlah protes dari berbagai kalangan.

Terkait mode permainan, banyak juga yang mengganggap bahwa permainan single-player akan kurang diminati karena saat ini telah tersedia banyak game online. Namun, meskipun begitu Rockstar tetap meluncurkan Grand Theft Auto V yang tetap berfokus pada single-player yang dipadukan dengan Grand Theft Auto yang berbasis online dan multiplayer.

Hingga saat ini, game single player pun tetap populer di kalangan para penggemarnya sehingga Grand Theft Auto tetap bisa bersaing hingga sekarang. Terlebih lagi, permainan ini pun terus berinovasi sehingga akan tetap relevan dengan para pengguna di era sekarang. Maka tak heran, permainan Grand Theft Auto tetap dicintai oleh banyak orang, termasuk oleh Anda yang juga gemar bermain di Happyluke Casino.

Nah, bagi Anda para penggemar GTA, tentunya serba-serbi di atas wajib Anda ketahui agar kegiatan bermain Anda akan semakin nyaman untuk dilakukan. Agar permainan Anda makin maksimal, ketahui juga berbagai cheat yang akan kami informasikan melalui situs web kami secara rutin. So, pastikan untuk selalu mengakses situs web kami untuk mengetahui berbagai informasi seputar game Grand Theft Auto!