Sebelum versi stabil tersebut tersedia, pengguna yang ingin mencoba fitur-fitur baru sudah bisa mendaftar melalui program beta gratis Apple tanpa perlu akun developer berbayar.
Risiko Beta dan Kekhawatiran Pengguna Setelah Instalasi
Baca Juga:
David Nugent, seorang Football Betting Expert dan penggemar sepak bola seumur hidup yang telah lebih dari satu dekade menulis ulasan taruhan untuk pertandingan di seluruh dunia, mencermati pola ini dari pengamatannya terhadap sesama fans.
Ia memperhatikan bahwa begitu versi beta turun, banyak penggemar bola segera memeriksa apakah tempat taruhan sepak bola online mereka masih berjalan mulus setelah instalasi. Kekhawatiran itu, kata Nugent, datang jauh sebelum mereka sempat menjelajahi fitur-fitur baru.
“Bagi penggemar bola, stabilitas aplikasi adalah prioritas pertama. Beta boleh menarik, tapi kalau aplikasi yang dipakai menjelang pertandingan tiba-tiba bermasalah, itu langsung terasa.”
Kekhawatiran semacam ini relevan sebagai pengingat bahwa software beta, secanggih apa pun fiturnya, selalu membawa kompromi. Backup data sebelum instalasi bukan sekadar saran, melainkan langkah yang menentukan apakah pengguna bisa kembali ke versi sebelumnya jika ada yang tidak berjalan semestinya.
Tujuh Fitur Baru iOS 27 yang Perlu Diketahui
Pembaruan kali ini membawa sejumlah perubahan substansial, dari peningkatan performa hingga kemampuan kecerdasan buatan yang diperluas. Berikut rincian fitur utamanya berdasarkan laporan detikcom .
Peningkatan Performa Signifikan. Apple mengklaim pembukaan aplikasi kini 30 persen lebih cepat dibandingkan sebelumnya, berdasarkan pengujian langsung pada iPhone 17e. Transfer data melalui AirDrop menjadi 80 persen lebih cepat, sementara foto yang baru diambil muncul di galeri 70 persen lebih cepat. Angka-angka ini merupakan klaim resmi Apple dan belum diverifikasi secara independen.
Siri AI dengan Antarmuka Baru. Siri hadir dengan tampilan visual yang diperbarui dan kini dapat diakses melalui tiga cara: menekan Action Button, mengucapkan "Hey Siri", atau melakukan swipe ke bawah pada Dynamic Island maupun notch. Kemampuannya pun meningkat, mencakup percakapan yang lebih natural, penerimaan perintah teks, pemahaman terhadap konten yang sedang ditampilkan di layar, serta kemampuan menjawab pertanyaan yang lebih terperinci.
Visual Intelligence Berbasis Kamera. Fitur ini memungkinkan pengguna mengarahkan kamera ke objek apa pun melalui mode Siri di aplikasi kamera bawaan. Siri AI kemudian langsung menampilkan informasi relevan dari internet tanpa perlu berpindah aplikasi.
Kemampuan Pengeditan Foto Berbasis AI. iOS 27 membawa tiga alat pengeditan foto baru. Clean Up kini mampu menghapus objek yang lebih besar dan kompleks dari gambar. Extend secara otomatis memperluas latar belakang foto. Spatial Reframing atau Reframe menyesuaikan posisi objek dalam bingkai agar komposisi terlihat lebih proporsional, semuanya diproses langsung di perangkat.
Efek Liquid Glass yang Dapat Dikustomisasi. Pengguna kini bisa mengatur tingkat transparansi tampilan antarmuka melalui slider baru yang tersedia di Settings, lalu pilih Appearance, kemudian Liquid Glass. Pengaturan ini memengaruhi panel menu, widget, Control Center, dan tampilan Search.
Perubahan pada Lock Screen. Tampilan jam di layar kunci bisa diperkecil dan digeser ke bagian paling atas, sejajar dengan tanggal. Perubahan ini membuat wallpaper tidak lagi terhalang oleh elemen jam yang besar. Selain itu, widget "Now Playing" di Lock Screen kini bisa dihapus hanya dengan satu gerakan swipe.
Widget Berukuran Lebih Besar dan Fitur Tambahan. Ukuran widget maksimal di iOS 27 bertambah menjadi 4x6, meningkat dari sebelumnya yang hanya 4x4. Untuk tahap ini, widget berukuran besar tersebut tersedia di aplikasi tertentu seperti Stock (Saham). Di luar widget, iOS 27 juga menghadirkan fitur Save Video Frame as Photo yang memungkinkan ekstraksi frame dari video menjadi foto berkualitas tinggi secara langsung. Volume alarm pun kini dapat diatur secara terpisah dari volume dering.
iPhone yang Kompatibel dan Catatan Soal Fitur AI
iOS 27 dapat diinstal pada iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max; seluruh lini iPhone 12 hingga iPhone 17 series; serta iPhone SE Generasi ke-2 dan ke-3. Cakupan perangkat yang didukung terbilang luas, mencakup model yang telah berusia beberapa generasi.
Namun ada catatan penting yang perlu diperhatikan. Tidak semua fitur tersedia di seluruh perangkat yang kompatibel. Fitur kecerdasan buatan tingkat lanjut, termasuk kemampuan Siri AI dan Apple Intelligence yang lebih canggih, hanya berjalan pada perangkat dengan chipset minimum setara iPhone 15 Pro ke atas. Pengguna iPhone 11 hingga 14 series tetap bisa memasang iOS 27, tetapi sebagian fitur AI tidak akan dapat diakses.
Pembatasan ini penting dipahami sebelum memutuskan untuk mengunduh, agar ekspektasi terhadap pengalaman yang akan didapat sesuai dengan kemampuan perangkat masing-masing.
Cara Memasang iOS 27 Public Beta Langkah demi Langkah
Program iOS 27 Public Beta bersifat gratis dan tidak memerlukan akun developer berbayar. Sebelum memulai proses instalasi, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah melakukan backup data, baik ke iCloud maupun ke komputer. Backup ini menjadi satu-satunya jalan kembali jika pengguna ingin downgrade ke versi iOS sebelumnya.
Setelah backup selesai, ikuti langkah berikut:
- Kunjungi laman resmi Apple Beta Software Program melalui browser di iPhone.
- Masuk menggunakan Apple Account yang terdaftar.
- Buka Settings di iPhone, lalu pilih General, kemudian Software Update.
- Aktifkan opsi Beta Updates yang tersedia di halaman tersebut.
- Pilih iOS 27 Public Beta dari daftar yang muncul.
- Mulai proses unduhan dan tunggu hingga selesai sebelum melakukan instalasi.
Perlu dicatat bahwa bersamaan dengan iOS 27, Apple juga merilis Public Beta untuk iPadOS 27, watchOS 27, dan macOS 27 Golden Gate. Pengguna dengan beberapa perangkat Apple bisa mengikuti program yang sama untuk setiap platform.
Versi final iOS 27 dijadwalkan hadir pada musim gugur, sekitar September 2026. Hingga saat itu, backup tetap menjadi syarat minimal sebelum siapa pun memutuskan untuk mencoba versi beta, apa pun alasannya.
