Dalam ulasan ini, kami akan membahas peluang para favorit utama dan momen menarik dari sejarah kompetisi sebelumnya.
Pesaing Teratas Untuk Medali Emas
Hoki menjadi olahraga yang sangat populer di Olimpiade dari tahun 1998 hingga 2014, ketika pemain NHL diizinkan untuk berkompetisi. Kini, para pemain hoki terbaik di dunia kembali memiliki kesempatan untuk mewakili negara mereka setelah jeda selama 12 tahun.
Baca juga:
Kanada secara tradisional dianggap sebagai favorit utama. Skuadnya mencakup legenda veteran Sidney Crosby dan Brad Marchand, serta bintang generasi baru Connor McDavid, Nathan MacKinnon, dan Cale Makar. Setahun yang lalu, Maple Leafs memenangkan 4 Nations Face-Off, turnamen pemanasan sebelum Olimpiade. Di Italia, mereka berencana untuk membuktikan kekuatan program hoki mereka sekali lagi.
Tim AS menjadi favorit kedua dalam prediksi jangka panjang untuk pemenang Olimpiade 2026. Amerika Serikat memiliki penyerang yang kuat (Auston Matthews, Matthew Tkachuk, Jack Eichel), bek yang andal (Quinn Hughes, Zach Werenski), dan tiga penjaga gawang yang hampir setara. Final antara tim Amerika Utara menjadi acara paling dinantikan di Olimpiade Milan dan Cortina d’Ampezzo.
Tim Finlandia datang ke Italia untuk mempertahankan gelar mereka, tetapi tim saat ini sangat berbeda dari tim yang memenangkan emas di Beijing. Aleksander Barkov yang cedera absen dari skuad Suomi. Meskipun tanpa penyerang bintang mereka, Finlandia tetap menjadi ancaman bagi lawan mana pun.
Pada tahun 2006 menurut 1xbet, es di Italia menjadi keberuntungan bagi tim Swedia. Pelatih Tre Kronor berhasil membentuk skuad yang kuat untuk mencoba mengulang prestasi dari 20 tahun sebelumnya.
Tim lain juga dapat bersaing untuk medali. Tim Ceko memiliki bintang besar David Pastrnak dan generasi baru penjaga gawang yang kuat. Jerman mengandalkan Leon Draisaitl, Tim Stützle, dan Moritz Seider. Swiss, yang menjadi finalis dalam dua Kejuaraan Dunia terakhir, terorganisir dengan baik dan siap menantang tim-tim empat besar.
Olimpiade tanpa negara-negara pendiri hoki
Pada tahun 1972 dan 1976, tim hoki Kanada memboikot Olimpiade. Pada saat itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Federasi Hoki Es Internasional (IIHF) secara ketat menerapkan kebijakan olahraga amatir dan tidak mengizinkan pemain profesional NHL untuk berkompetisi. Warga Amerika Utara berulang kali memberitahu pejabat IIHF dan IOC bahwa pemain Eropa hanyalah amatir secara nama, sementara pada kenyataannya, mereka bermain hoki di level profesional yang tinggi. Namun, birokrat-birokrat tersebut tidak merespons argumen kuat dari seberang lautan. Oleh karena itu, Kanada mengambil langkah ekstrem dengan memboikot dua turnamen Olimpiade dan tujuh Kejuaraan Dunia.
Indonesia belum pernah berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin, tetapi warga negara kita dapat membuat prediksi tentang hoki, biathlon, ski lintas alam, ski alpine, dan olahraga musim dingin lainnya.
Ikuti turnamen hoki Olimpiade di platform global 1xBet!

